Ruang
Dan waktu
Telah menjembatani engkau dan aku
Bibirnya diam.
Tetapi mata cokelat mudanya yang tampak indah
Di bawah pendaran cahaya jingga sinar matahari senja
Telah bercerita banyak.
Bibirnya diam.
Tetapi sentuhan hangat kulitnya lewat genggaman tangannya
Telah berkata banyak.
Bibirnya diam
tetapi helaan nafasnya yang menjalar hingga ke tengkukku
Telah berkisah banyak
Bibirnya diam.
Tetapi pelukan nya yang menenggelamkan aku
Telah mengisyaratkan banyak
Tidak perlu banyak lisan
Seluruh dirinya telah mengatakan dengan jelas
“aku mencintaimu…”
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

hi
BalasHapusi dont understand what is your written in your blog.. but i think this is interesting. can we became friends? im joemarie mallorca from philippines.