Engga percaya!
Itu 2 kata yang terlintas di otak gw ketika
gw diberi kabar bahwa temen gw, Chilla
masuk rumah sakit karena Eating disorder
asli engga menduga banget euy dia mengidap eating disorder
baru kemaren ke kampus bareng
skrg dia udah dirumah sakit ck ck
Chilla mengalami Eating disorder dan mengidap bulimia
Yaitu mengorek mulut hingga muntah
agar makanan yang baru dimakan keluar kembali
beratnya turun dari 61 kg menjadi 39 kg dengan tinggi 171
bisa dibayangkan...tulang terbungkus kulit
dan itu disebabkan karena dia ingin menjadi langsing dan menarik
Chilla
yang gw tau seperti kebanyakan temen2 gw
yang berjenis kelamin perempuan
Selalu mengeluhkan hal yang menurut gw tidak penting
Dan tidak berbobot untuk menjadi salah satu wacana yang layak dibahas
ingin rasanya gw mencelat bola mata mereka
dengan jari jemari gw
agar dia benar-benar buta,
karena dengan kornea mata yang masih berfungsi baik untuk melihat
pun ternyata mereka sebenarnya sudah buta!
Tidak ada yang lebih konyol daripada hal dungu yang mereka lisankan kelebihan berat badan, kulit yang gelap, gaya busana, dan menjadikan hal tersebut momok dalam kehidupan mereka yang terus mengejar dan menghantui mereka. akhirnya semua hal itu hanya akan menyakitkan diri, jiwa dan hati mereka sendiri
Gw yang terlahir dan diklasifikasikan ke dalam spesies mengagumkan berlabel perempuan pun tidak pernah memusingkan wacana yang dipergunjingkan temen gw. buat gw masih banyak hal yang harus diselami dan dipahami ketimbang menyoalkan masalah kelebihan berat badan dan lainnya
Apa sih definisi cantik?
Kulit putih
Rambut panjang
Badan langsing
Dada besar
Bokong besar
Apakah ini yang bisa disebut cantik??
Apakah dari hal tersebut maka perempuan bisa diklasifikasikan kedalam kategori cantik vs tidak cantik
Menarik vs membosankan? Lantas dimana posisi otak, pengetahuan dan manner? Apakah nasibnya berakhir mengendap memenuhi karung-karung sampah di depan rumah kita? Berapa lama lagi kita dibodohi pemikiran dangkal seperti ini? Hal dungu itu dimotori oleh produsen produk kecantikan yang sama dungunya. Beberapa waktu lalu gw tertawa melihat iklan salah satu krim pemutih wajah made in taiwan yang saat ini sedang wara-wiri iklannya di beberapa stasiun televise kita. Scene pertama menghadirkan artis lelaki yang lagi naik daun dengan jargonnya “buat saya perempuan yang cantik itu yah yang putih kulitnya” Mulai deh scene ganti trus ada model sinetron yang yang jadi ikonnya tu produk muncul trus bilang
“dengan (bla bla) anda dapat memiliki kulit yang lebih putih, bla Bla) rahasia kecantikan kulit wanita asia”
Ada lagi iklan yang menceritakan ada perempuan dengan berat badan berlebih (gendut!) digambarkan murung dan malu karena kelebihan berat badan sementara perempuan yang bertubuh langsing melangkah pasti dengan percaya diri, bahagia “makanya minum (bla bla) biar langsing kaya aku” lagi-lagi iklan yang sangat jelas membohongi publik!!! Human Rampaign!! Menyesatkan dan membodohi!!!
dan tanpa sadar semesta kecil yang ada dalam diri kita diinvasi secara diam-diam oleh industri kapitalis dunia fashion dan kecantikan Yang menstigmakan sosok perempuan muda Tinggi, putih, langsing, berambut panjang Berdada besar dan bokong besar layaknya barbie sebagai ikon mode dunia
lagi-lagi persepsi yang salah telah beredar di masyarakat!! Belitan realitas inilah yang masih mengikat kita Memasung kita dalam sekat-sekat sosialisasi
Lantas kemana perempuan-perempuan berkulit gelap?? kemana perempuan-perempuan dengan bobot badan berlebih? kemana para perempuan yang hidup dengan ketidak sempurnaan fisik? Apa mereka terbuang begitu saja dan dianggap sebagai ancaman polusi visual?
Cantik yang kebanyakan orang bilang Yang selalu diukur dari neraca fisik Pada dasarnya akan segera menguap Itu adalah harga mati yang telah diketahui semua orang
selama kita merasa sehat dan bahagia, kita sudah menjadi cantik.
kesuksesan seseorang bukan dinilai dari cantik fisiknya
karya seseorang pun dihargai bukan dari kecantikan fisiknya
Buat gw cantik itu adalah
menghargai hidup dan menempatkan segala sesuatu tepat pada hakikatnya sederhana dan tidak berlebihan.
mereka yang bodoh berlomba menjadi cantik secara fisik, (operasi plastik, sedot lemak, suntik putih,dan bla bla sebagainya) seakan cantik adalah esensi hidup yang harus diperjuangkan. Mereka buta! esensi hidup itu bukan tentang cantik fisik esensi hidup menurut gw adalah menjadi diri kita sendiri untuk dapat memberikan yang terbaik dari diri kita agar melakukan sesuatu yang berguna, memberikan kebaikan pada orang lain dan menginspirasi orang lain.
Tuhan, Keluarga, Sahabat, dan pacar tidak pernah menolak diri kita Lantas kenapa kita menolak diri kita sendiri yang merupakan anugerah terbesar yang harus dijaga dan dinikmati? Sekeliling kita terlalu mencintai kita apa adanya dan menerima kita dengan segala kekurangan kita Lantas kenapa kita tidak mulai mencintai diri kita apa adanya? Selama masih hidup mari berkawan akrab dengan Hangat sinar matahari sejuk air hujan Hembusan angin malam Tanpa harus bersusah payah menghindarinya hanya karena takut Menjadi hitam kulitnya, menjadi luntur make-upnya atau menjadi berantakan rambutnya
Kuncinya adalah bangga menjadi diri sendiri Dan selalu mengingat bahwa kita dilahirkan berbeda dan berwarna Setiap manusia sesuai dengan porsinya masing-masing telah mempunyai ke khas-an Jangan biarkan diri kita tenggelam dalam ilusi kolektif ikon kecantikan dunia Yang ternyata bersifat destruktif!
Mari cintai diri kita apa adanya...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar